Monday

Tanda-tanda kecanduan facebook


Sejak diluncurkan 4 Februari 2004, situs jejaring sosial facebook telah memikat jutaan hati penggunanya. Mulai siswa sekolah, ibu rumah tangga, mahasiswa/dosen, selebriti, hingga politisi, kini memiliki jejaring sosial facebook. Berkat kemajuan teknologi, kini kita pun dapat memperbarui status facebook dan mengomentari foto setiap saat. Rasanya, kini ada yang kurang bila setiap hari tidak masuk ke situs ini dan melakukan aktivitas "facebook-ing".


Manfaat facebook memang tak cuma untuk pergaulan, tapi juga sarana komunikasi, mencari pekerjaan, hingga kampanye. Sayangnya kesibukan mengutak-atik facebook membuat banyak orang kini lebih banyak menghabiskan waktu ketimbang bekerja. Tak heran bila banyak perusahaan yang mulai menerapkan kebijakan mengeblok situs ini di kantor. Sebuah penelitian juga menunjukkan adanya kaitan antara facebook dengan meningkatnya angka perceraian di Inggris dan Australia.

Nah, apakah kamu termasuk dalam orang yang hidupnya mulai dikendalikan facebook? Simak 10 tanda berikut ini.

1. Facebook telah menjadi "homepage/bookmark/history" internet di komputer atau laptop mu. pokoknya, tiada hari tanpa online...online...seperti lagunya Saykoji...

2. kamu mengubah status (Apakah yang anda pikirkan?) lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. biar keliatan online terus...

3. Daftar teman kamu sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal. pokoknya tiap hari minimal nge-add satu orang...

4. Bila sedang jauh dari komputermu, kamu mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, warnet, bahkan nebeng di hp temanmu.

5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag kamu di fotonya.

6. kamu mengubah profile foto lebih dari 12 kali. minimal sekali seminggu upload foto terbaru, biar yang lihat ga bosen sama foto yang itu-itu aja...

7. Kamu membaca artikel ini sambil mencek facebook.

8. kamu sering mengikuti kuis-kuis di facebook, terus ditampilkan di 'Dinding"

9. Kamu menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.

10. Kamu mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.

Setelah membaca artikel ini masih buka facebook, berarti kamu emang benar-benar udah kecanduan... hehehe....

Tuesday

6 Kunci Bijak Dalam Membelanjakan Uang


Salah satu kelemahan yang sering dilakukan oleh orang-orang yang sudah berkeluarga biasanya adalah berkaitan dengan membelanjakan/mengeluarkan uang. Apabila hal ini tidak dapat dicarikan solusinya bisa-bisa Anda dan pasangan bisa sering ribut akibat pengeluaran yang besar dan tidak jelas perginya kemana.
Tips yang ditujukan bagi orang yang sudah berkeluarga ini bukan berarti tidak dapat diterapkan bagi Anda yang masih single atau masih dalam masa pacaran saat ini. Ada beberapa hal yang bisa Anda ambil dan bawa itu dalam kehidupan keuangan secara pribadi khususnya kaitannya dengan membelanjakan uang Anda.
1. Jujurlah dalam komunikasi Anda. Salah satu hal yang paling penting dilakukan saat Anda telah hidup berpasangan adalah komunikasikan segala sesuatunya. Untuk kali ini, yang perlu terbuka adalah berkomunikasilah secara jujur dengan pasangan Anda mengenai keuangan Anda. Dengan berkomunikasi, Anda berdua dapat mengevaluasi dan mencari jalan keluar atas masalah keuangan tersebut.
2. Telitilah dalam persiapan Anda. Ketika Anda dan pasangan membuat perencanaan dalam seminggu ke depan atau dapat juga sebulan ke depan, mulailah memperinci setiap hal yang akan Anda beli atau memerlukan uang. Sebagai contoh: dalam perencanaan, Anda membuat di daftar perencanaan keuangan, dana untuk ulang tahun. Dana ulang tahun ini sebaiknya Anda sudah rinci mengenai kado apa yang akan berikan dan kepada siapa. Buatlah sespesifik mungkin.
3. Ubahlah gaya hidup Anda. Mengubah gaya hidup disini bukanlah menjadikan Anda menjadi "tidak gaul" atau "kuno", tetapi yang ditekankan adalah sesuaikan kehidupan gaya Anda dengan kondisi keuangan Anda saat ini. Sesekali mengeluarkan uang untuk berbelanja pakaian diperbolehkan apabila dana yang Anda miliki juga cukup.
4. Konsistenlah dalam mengawasi keuangan Anda. Hal keempat ini adalah hal yang terkadang sulit untuk dilakukan karena hal ini membutuhkan keteguhan dari orang tersebut. Bagi beberapa orang, menggunakan amplop-amplop khusus untuk dana yang akan dikeluarkan cukup ampuh agar membuat Anda tetap dalam perencanaan yang dibuat.
5. Disiplinlah dalam menggunakan uang Anda sesuai dengan batas yang telah Anda sepakati sebelumnya. Membuat amplop-amplop sebenarnya adalah langkah untuk memproteksi tips kelima ini. Tidak hanya itu, hal ini membuat Anda juga fleksibel. Sebagai contoh: Anda membuat sepuluh amplop sesuai dengan hal penggunaannya. Jika salah satu amplop tersebut sudah tidak terdapat uang padahal Anda harus mengeluarkan biaya untuk kesehatan, maka Anda dapat mengambil uang di amplop-amplop yang lain yang masih tersisa untuk membiayai pengeluaran kesehatan tersebut.
6. Jadilah pasangan yang menguntungkan. Hal ini sangatlah diperlukan karena apabila salah satu ada yang tidak bisa menjalankan perencanaan keuangan yang telah Anda sepakati maka hasilnya Anda akan terus berada dalam masalah keuangan yang sama bahkan bisa lebih parah lagi. Oleh karena itu, jadilah orang yang saling memberikan dukungan positif bagi pasangan.
Akhir dari tulisan ini, saya tutup dengan ucapkan selamat menerapkan 6 kunci diatas dalam kehidupan keuangan Anda dan keluarga masing-masing!! Tuhan Yesus memberkati.


Sumber : www.christian-life-advisor.com/bm
DEPOSITO MASIH MENJADI ANDALAN

(www.perencanakeuangan.com) Dikutip dari Bisnis Indonesia Minggu, 06 Maret 2009. Membicarakan bank dan produknya, sepertinya tidak akan afdol kalau kita tidak membicarakan produk deposito. Produk andalan bank ini mungkin sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan investasi kita. Hampir setiap orang yang berhubungan dengan perbankan pasti mengenal produk ini.Dahulu saat produk investasi belum seberagam sekarang, produk deposito adalah produk andalan yang menjadi sarana hampir tiap orang untuk mengoptimalkan dana mereka. Percaya atau tidak, di beberapa daerah yang perkembangan produk investasinya belum seperti di kota besar, deposito masih menjadi andalan.Harus diakui sampai saat ini bank adalah lembaga keuangan yang paling luas kantor jaringannya dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya seperti asuransi apalagi sekuritas.Pertanyaannya adalah apakah masih layak kita berinvestasi di deposito? dengan segala kelebihan dan kekurangannya, apa strategi kita dalam berinvestasi di deposito?Pada dasarnya berinvestasi selalu dihubungkan dengan tujuan yang ingin diraih khususnya tujuan keuangan. Setiap orang yang memiliki tujuan pasti akan lebih mudah untuk menentukan kendaraan yang akan digunakan untuk mencapainya.Mereka yang ingin pergi ke pasar yang jaraknya 5 km pasti berbeda kendaraan yang digunakan dengan mereka yang akan ke pasar yang jaraknya hanya 50 meter. Deposito pada dasarnya adalah kendaraan investasi. Jadi, bila kita tahu tujuannya, maka jangan takut pilih deposito sebagai kendaraannya.Deposito dalam dunia investasi termasuk dalam produk investasi jangka pendek, dengan ciri hasil yang relatif rendah, likuiditas tinggi dan risiko yang rendah dibandingkan dengan produk saham atau properti.Kelebihan dan kekuranganBanyak orang bertanya kepada saya apa untungnya berinvestasi di deposito. Terus terang saya kurang suka dengan kata keuntungan dan kerugian tetapi saya lebih klop dengan kata kelebihan dan kekurangan. Sebab pada dasarnya tiap produk investasi pasti memberikan hasil dan itu adalah keuntungan dibandingkan dengan kita hanya menyimpan uang kita di bawah bantal.Itulah sebabnya dalam menilai suatu produk, kelebihan dan kekurangan menjadi pertimbangan yang saya tawarkan kepada klien, sebab kelebihan satu produk sangat bergantung pada tujuan yang ingin dicapai oleh pemilik dana.Begitu pula kekurangan produk, sangat bergantung pada tujuan. Sebagai contoh kita ambil saham. Tahun lalu seorang teman saya bisa mendapatkan hasil investasi di saham sampai dengan 400% dari investasi awalnya.Kalau kita bicara keuntungan, siapa yang akan menyangkal bahwa produk ini sebagai produk yang menguntungkan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa angka tersebut dicapai setelah harga saham tersebut jatuh bangun dan akhirnya setelah 4 tahun baru mencapai angka harga 400 kali lebih tinggi dari harga 4 tahun lalu.Atau produk tabungan harian saya. Karena saldonya yang tidak pernah lebih besar dari Rp2 juta per bulan, tabungan saya hanya memberikan bunga 4% per tahun. Ini berarti tiap bulan hanya bertambah 0,3%. Angka ini belum di kurangi dengan biaya administrasi yang Rp5.000 dan ATM yang juga Rp5.000. Jadi kalau dihitung pasti rugi. Akan tetapi kenapa saya masih menggunakan produk ini? Karena produk ini memberikan kemampuan likuiditas yang sangat tinggi. Kalau kita butuh tinggal cari kotak ATM terdekat, bahkan kalau memungkinkan tinggal gesek di tempat transaksi.Berikut karakter dari deposito:# RisikoWalaupun ada produk ORI atau Sukuk yang dikeluarkan oleh pemerintah, tapi baru produk deposito yang secara peraturan benar-benar ada jaminannya. Saat ini nilai penjaminan sampai dengan Rp2 miliar dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).Jaminan lain yang diberikan adalah jaminan nominal penempatan yang pasti sama pada saat pencairan. Banyak produk memberikan hasil tinggi tapi belum tentu memberikan jaminan jumlah nominal akan kembali sama seperti penempatan, khususnya bila dicairkan sebelum jangka waktunya habis.Sebagai contoh, obligasi negara yang memberikan hasil 9,5% - 12 %. Apabila dicairkan sebelum jangka waktunya, tidak akan ada jaminan nilai nominal penempatan akan kembali seperti awal penempatan.# LikuiditasProduk deposito memang memiliki kekurangan berupa adanya jangka waktu pencairan atau menguangkan kembali produk ini. Akan tetapi dengan perkembangan waktu, produk ini telah dimodifikasi menjadi produk yang bisa dicairkan dalam hitungan waktu lebih pendek. Mulai dari deposito on call yang bisa cair dalam hitungan 3 - 14 hari, sampai dengan produk yang bisa dicairkan setiap waktu. Hebatnya lagi pencairan bisa dalam hitungan jam bahkan mungkin menit.Produk saham memang bisa dicairkan kapan saja sesuai dengan keinginan kita, tetapi kita harus siap dengan risiko nilai nominal yang bisa lebih rendah dari penempatan. Properti bisa menjamin memberikan hasil lebih tinggi dari penempatan awal, tetapi itu berlangsung setelah investasi berjalan lebih dari 5 tahun.# HasilBicara hasil memang produk ini mungkin kalah dengan produk lain. Akan tetapi saat ini banyak deposito yang 'berani' diterbitkan dengan bunga yang lebih tinggi dari penjaminan misalnya beberapa waktu lalu ada perbankan asing yang berani mematok bunga sampai 12% per tahun.Investasi di bank pada dasarnya sama seperti kita berinvestasi di produk lain di luar bank. Jaminan yang digunakan sebagai dasar memang bukan LPS, tetapi bank itu sendiri. Kalau kita percaya pada manajemen bank itu, kekuatan modal dan aset yang dimilikinya, kenapa kita tidak berani? Toh hal itu juga sama seperti kalau kita berinvestasi di manajer investasi atau obligasi pemerintah. Sebab di obligasi pun tidak ada jaminan tersurat bahwa pemerintah menjamin selain kita percaya pemerintah tidak akan ingkar janji.